Uniknya Air Terjun Bersusun ala Curug Cilember Bogor

By: RajaKamar Admin , 10 June 2013

Rupanya tidak hanya rumah yang bisa susun, tapi curug – bahasa Sunda untuk air terjun – pun juga bisa bertingkat, bahkan hingga tujuh. Keelokan alam ini ada di Curug Cilember, yang berlokasi di Desa Jogjongan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Jaraknya sekitar 21 km dari Kota Bogor, bisa ditempuh kurang lebih 30 menit, atau sekitar 1,5 jam jika Travelers dari Jakarta.

Curug Cilember yang berada di kawasan Wana Wisata Curug Cilember yang luasnya hampir 6 hektar ini memiliki tujuh air terjun yang letaknya berbeda-beda, berurutan dari atas ke bawah. Namanya pun sesuai dengan urutannya. Jadi, dari yang paling atas sebut saja namanya Curug 1, lalu di bawahnya ada Curug 2, Curug 3, dan seterusnya hingga Curug 7 yang berada di paling bawah.

Image : majucom.net

Dari ketujuh curug itu, yang paling ramai dikunjungi orang adalah yang paling bawah alias Curug 7. Selain paling mudah ditempuh, curug ini juga dipercaya masyarakat memiliki khasiat. Orang yang mandi dengan air di curug ini bisa menjadi awet muda, jika saat itu jomblo bisa segera menemukan jodohnya, dan jika sedang sakit bisa segera terbebas dari penyakit yang diderita.

Saat Travelers tiba di kawasan curug, Travelers akan disambut sejuk alaminya udara yang menerpa wajah, dan merdu gemericik air yang seolah mengajak Travelers untuk segera merasakan segarnya air terjun ini. Pemadangan di sekeliling tampak didominasi perbukitan dengan hamparan tanaman pinus merkusi dan anggrek.

Image : wisatadijawa.blogspot

Mulai dari yang paling bawah, yaitu Curug 7. Kecuali jika Travelers datang menggunakan helikopter, jadi bisa memulai eksplorasi mulai dari curug teratas, hehehe. Curug 7 ini memiliki 2 limpahan air dengan kolam hasil penampungan di bawahnya. Seperti kebanyakan pengunjung, Travelers bisa mandi tepat di curahan air, atau berenang di kolam penampungannya. Jika tidak mau berbasah-basah, Travelers bisa duduk-duduk santai sembari berfoto-foto ria. Di samping keindahan panoramanya layak diabadikan, adanya mitos enteng jodoh pun menjadikan banyak orang yang melakukan foto pre-wedding di sini.

Setelah puas, lanjut naik. Sayangnya, Curug 6 yang berada di atasnya sampai saat ini tidak bisa dikunjungi, karena belum ada jalan setapak menuju ke sana. Jadi biasanya pengunjung dari Curug 7 akan langsung menuju Curug 5.

Tiba di Curug 5, Travelers akan melihat curug ini mempunyai curahan air yang indah sekali, tinggi, dan bertingkat-tingkat, dan mengucur deras menghunjam bebatuan. Airnya tampak sangat jernih. Pemandangan di sini terasa lebih asri.

Lanjut naik lagi, berikutnya adalah Curug 4 dan Curug 3 yang letak keduanya cukup berdekatan. Tapi Travelers dituntunt perjuangan ekstra untuk bisa sampai di masing-masing curug, karena kondisi jalannya yang lebih  licin, terjal, dan berbatu. Travelers juga harus waspada terhadap adanya lintah yang menempel di dedaunan di sepanjang jalur jalan setapak ini.

Image : membacafirst.wordpress

Sedangkan untuk mencapai Curug 2, Travelers butuh waktu lebih lama, karena jarak dari Curug 3 cukup jauh, cukup melelahkan. Dan masih perlu naik setingkat lagi untuk mencapai curug tertinggi  alias Curug 1, yang kondisi medannya paling sulit ditempuh.

Total waktu yang Travelers butuhkan untuk bisa menikmati curug dari Curug 7 hingga Curug 1, bisa mencapai 3 jam. Sebaiknya Travelers menggunakan bantuan pemandu yang sudah tahu medan perjalanan. Dan setelah lelah naik-turun, Travelers juga bisa menikmati keindahan 12 spesies satwa kupu-kupu di taman bunga dan juga laboratorium penangkarannya.

(berbagai sumber)

Be Sociable, Share!

Related Posts

Leave a Reply

Mari budayakan berkomentar positif, setiap komentar yang bermuatan negatif, berbau SARA, spam, menggunakan bahasa kurang sopan, memicu pertikaian, atau tidak berhubungan dengan artikel terkait tidak akan ditayangkan dalam blog Rajakamar.

Kolom komentar bertujuan untuk berbagi info seputar artikel yang terkait, berbagai ide dan pengetahuan positif dengan pembaca lainnya, menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta menyebarkan semangat positif untuk berbagi.Mari lebih bijak dalam berkomentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Field yang wajib diisi diberi tanda *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>